Pekerjaan yang Menguras Otak dan Semangat

Satu jawaban deh!

ULANGAN

Mungkin saya besarin aja tuh hurup biar jelas! :p

Habisnya saya tidak habis pikir, bagaimana bisa ulangan menghabiskan seluruh tenaga saya yang hampir habis menjadi lebih habis! Dan habis itu saya tidak berdaya lagi menghadapi ulangan yang menghabiskan banyak energi padahal energi saya telah habis dan sebenarnya ulangannya serasa tiada habisnya! Uah… Habis deh saya… :(

Saya sendiri sudah merasa agak lega, sebab sebentar lagi ulangan mau selesai (fiuh… Akhirnya!)

Tapi capeknya itu loh… Hua…pokoknya ulangan bisa bikin saya GILA! Beneran deh! Dengan adanya ulangan, kita sebagai siswa WAJIB hukumnya menguras tenaga lebih banyak dari biasanya untuk baca buku yang itu-itu aja. Wah…jangankan bukunya, judulnya aja udah bikin puyeng! Wah… pokoknya capek banget! Lebih capek dari angkat beras sepuluh kilo bolak-balik keliling lapangan!

Dengan adanya ulangan, waktu saya buat nonton DVD tersayang (oh DVD… I miss you) jadi hilang!

Belum lagi buat santai…jalan-jalan…ah hilang sudah!

Hiks… :(

Oh, Bu guru dan Pak guru… Haruskah ulangan tetap tinggal di dalam sekolah??? (Balada siswa malang…)

Why me???

Kehidupan mulai enak ketika meninggalkan sesuatu yang saya anggap…fiuh…melelahkan. until now…

Dug…dug…

KRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIING!!!!!

“Halo?”

“Halo…Amel? Rene’s speaking.”

GOSH!

“Yes?”

“Begini… anda sudah lama tidak ikut Marching Band lagi. Kenapa?”

“…………” (terdiam…)

“Halo?”

“Maaf, Sir… Saya… sibuk sekolah.”

“Ya, saya harap anda bisa bagi waktu. Sebab keadaan baritone 2 mulai menurun dan saya pun berharap anda bisa latihan lagi. Tolong hari Sabtu anda datang dan kita membicarakan jadwal.”

“………….” (uh-oh….this isn’t good…)

“Oke, saya harap anda datang.”

“…..” (glek…)

“Saya ada perkumpulan motor dan mereka sudah menjemput. Ya, jadi jangan lupa hari sabtu.”

“………” (gubrak!)

Why me???!!!!

Apa yang Akan Anda Lakukan?

Apa yang Akan Anda Lakukan?

 

Pikirkan ketika anda terdampar di sebuah pulau yang nggak jelas. Secara geografis, jauh dari rumah. Pulau ini begitu terpencil, sehingga sepanjang mata memandang hanyalah laut biru *dimana kata ‘biru’ selalu ngikut kata ‘laut’ kemana-mana*. Tidak tahu di mana, tidak jelas mau ngapain. Menurut survey, kata-kata yang bakal keluar dari mulut manusia untuk pertama kalinya dalam keadaan demikian adalah:

a.      “Tolooong!!!”

b.     “Aku ada dimana”? / “Dimana nih?”

c.      Hiks…hiks… MAMAAAAAA!!! *air mata dan ingus keluar jadi satu arus yang bermuara di mulut yang sedang mangap gara-gara lagi teriak*

d.     (Tambahkan kalimat anda sendiri)

 

Begitulah setidaknya. Untuk sesaat otak kita tidak bekerja sebab tombol *panic mode: on*. Namun kemudian kita tenang sesaat lalu mencoba mencari cara. Entah mengenali pulau, berusaha mencari-cari kapal lewat (andaikan saja bahwa tidak apa barang APAPUN yang kita bawa, hanya baju yang menempel di badan dan sepatu/sandal). Tentu kita berusaha menanam keberanian kembali dan memupuk harapan *bukan…bukan… ini bukan tindakan reboisasi* agar diri kita tidak terus-menerus dihantui rasa takut dan putus asa. Kita terus menunggu, menunggu, dan menunggu. Menahan lapar perut dengan asupan gizi seadanya *which means: no gizi in that island, hanya saja terlalu menderita nampaknya kalau saya tulis ‘tidak ada makanan’*

 

          Lama-kelamaan kita mulai cemas. Semangat untuk mencari pertolongan mulai mengendur. Entah mengapa tangis mulai merebak di hari-hari kita. Rasa putus asa mulai merayap naik ke sekujur tubuh kita, dan kita mulai merasa tidak ada harapan untuk selamat kembali. Bayang-bayang tentang keluarga, sahabat, pacar yang geulis, kuliah/sekolah/pekerjaan kta, dst…dst… kemudian kita mulai berbicara kepada diri sendiri, mencari penghiburan *sebab kalau anda bisa berbicara dengan orang lain, tandanya ada yang aneh dengan pulau tsb*. Mulai bertobat dan minta ampun pada yang Maha Kuasa agar ketika meninggal nanti boleh berada di surga bersamaNYA. Kemudian, seakan hidup hendak berakhir saat itu, kita mulai berpikir yang mengerikan, sampai akhirnya gila sejenak.

 

Apa yang akan anda lakukan?